Skip to main content

Akhir Pekan ini, Ayo Liburan ke Vila di Sukabumi


Sebuah perjalanan sederhana menuju Sukabumi, namun mempunyai makna dan cerita. Ini yang dirasakan oleh sekumpulan backpacker amatiran yang mempunyai nama Culabers Club yang berlibur di weekend minggu ketiga Maret lalu ke sebuah vila dari salah satu personel club tersebut. Saya pun juga termasuk salah satu personel club ini.

Keberangkatan dari Terminal Depok Baru pada pukul 10.00 WIB. Kami semua naik bus MGI langsung menuju ke Sukabumi. Sepanjang perjalanan yang agak bikin pusing kepala karena macetnya di setiap titik, kami semua menghabiskan waktu untuk tidur. Perjalanan menuju Sukabumi yang kita lalui selama kurang lebih 3,5 jam.


Sesampainya di sana, tepat di depan Masjid Al Ikhlas Cikukulu kami semua melakukan ibadah salat 
dzuhur. Tibalah satu sosok pria menghampiri kami rupanya si empunya rumah datang untuk menjamu kami semua untuk ke rumahnya sebelum ke vila.

Rupanya vila tersebut berada di atas bukit, jarak dari kaki bukit menuju puncak bukit cukup jauh yaitu 4 kilometer. Cukup takjub membayangkan jika berjalan kaki. Namun, si empunya rumah menyewakan sebuah angkutan umum untuk kami semua. Kami menggunakan transportasi tersebut untuk menuju ke vila di atas bukit sana.

Alamak, jalanannya jauh sekali, berkelok kelok pula. Terik matahari terus menyongsong membelakangi punggung kami yang membuat kami semua kepanasan. Namun, ada keindahan di depan mata dengan banyaknya sekumpulan pemandangan yang menarik.

Sekerumunan petak sawah yang membentang dengan hijaunya dan dialiri air bersih nan jernih yang bersumber dari mata air. Sangat unik dikombinasikan dengan kayu dan jerami berbentuk orang yang dikaitkan ke sebuah tali untuk ditarik ulur untuk menakut-nakuti para burung yang berdatangan.


Sepanjang perjalanan dari kaki bukit menuju puncak bukit ini, cukup membuat kami semua terkesima dan pada akhirnya kami semua sampai di tempat tujuan yaitu vila Bumi Cigunung, tempat sanak saudara si empunya rumah. Ketika kami semua turun dari angkutan umum, tampak sebuah rumah yang asri dan penuh dengan pekarangan yang dilingkari berbagai tanaman. Semua terkesima ketika menuju pekarangan belakang.

Setelah menginjakkan kakinya ke sebuah tanah miring dan membentuk tangga pada pandangan lurus ke depan, yang bisa melihat langsung cahaya matahari yang terbit dan terbenam. Sungguh sebuah exposure yang natural jika digambarkan pada sebuah kamera dengan lensa wide.

Jadwal berikutnya, tiba pada saatnya malam hari yang penuh dengan demo cacing di perut kami masing-masing. Ya, cuaca yang gloomy yang membuat perut kami ikut menimbrung dan menggeretak. Asal usul hanya berpikiran membuat sebuah makanan yaitu nasi liwet.

Nasi yang dibumbui dengan racikan sederhana dan ditanak di atas panci. Dengan disuguhi lauk yang terdiri dari pepes ayam bakar, tumis ikan teri dan sambel yang pedas nan mantap. Itu semua dijejerkan di atas sehelai daun pisang yang besar. Nikmat sekali disajikan beramai-ramai.

Jelang tengah malam suhu semakin naik, derajat suhu semakin menurun, semua napas yang ada di sini berhembus embun setiap bicara. Sampai pada akhirnya, kami semua membuat rencana baru yaitu bakar jagung.

Kami pun bergegas membuat api unggun dengan berbahan dasar kayu bakar. Setelah api menyala, jagung yang sudah dibumbui siap dibakar. Tinggal membuat seteko teh manis hangat untuk dihidang bersama jagung bakar. Selang beberapa jam kemudian, api unggun mulai padam dan saatnya kami semua pergi untuk tidur di kamar yang sudah disediakan.

Jelang subuh, kini saatnya menikmati panorama sang surya dari sebelah timur sana. Bisa kami rasakan bagi yang sudah terbangun dari tidurnya untuk menghela nafas yang dikerumuni oleh kabut yang dingin. Terlihat sinar matahari yang semakin naik ke atas memanaskan padang hijau di sekitar saya dan juga tubuh saya.

Hanya beberapa orang saja dari kami yang merasakan sengatan matahari ini karena sebagian masih di alam mimpi. Siang menjelang sore itulah saat-saat terakhir kami mendokumentasikan semua yang ada di sini.

Tak lupa kami menyajikan makanan di sebuah pendopo yang klasik, sambil menikmati nasi liwet yang kami buat pada siang itu. Berbagai macam foto sengaja kami dokumentasikan untuk diabadikan sebagai momen touring sederhana yang mengasyikkan, walau hanya dua hari.

Cukup sekian tentang sepercik cerita yang bisa saya gambarkan melalui tulisan ini. Semoga orang-orang yang saya tulis dalam tulisan ini walau tanpa nama, akan selalu mengingat momen-momen ini sebagai wadah tali ukhuwah kita semua.

Popular posts from this blog

Evolusi Mikroorganisme Ratusan Juta Tahun Lalu

' Peneliti dari University of Bristol mengungkap studi data gen dari cyanobacteria. Penelitian ini menemukan evolusi kehidupan yang kompleks di Bumi. Dilansir  Astrobio , Minggu (9/3/2014), peneliti menemukan kehidupan multiseluler hingga akhir periode Precambrian sekira 541 juta tahun lalu. Ketika itu, Bumi memiliki oksigen yang lebih melimpah. Studi baru ini juga berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada nitrogen ratusan juta tahun lalu. Patricia Sanchez-Baracaldo dari University of Bristol menggunakan data gen untuk merekonstruksi hubungan antara makhluk mikroorganisme ini dengan kehidupan laut masa lampau. Cyanobacteria diketahui berfotosintesis di laut terbuka dan menyediakan oksigen dalam jumlah besar untuk mendukung pengembangan kehidupan kompleks di Bumi. Ditemukan, beberapa cyanobacteria yang mampu mengubah nitrogen atmosfer menjadi nitrogen yang mendukung ekosistem laut. Menggunakan teknik molekuler, tim mampu mengetahui kapan spesies mikroorganisme ini pertama kali ...

Game Android, Alien Cave Runner

Desjripsi : Game Ini bertemakan seorang  Pangeran yang sudah terlatih dan gagah berani, namun sayangnya semua keberanianya hilang setelah dia dikutuk menjadi paranoid dan dia merasa sangat takut apabila bertemu dengan para  Aliens. Game Play : Disini kita ditutut untuk membimbing dia supaya bisa kembali mendapatkan keberanianya , Untuk dapat melompat dan melewati rintangan dia harus berlari dan mengumpulkan koin energy. yaitu dengan cara berlari melewati Gua yang menyeramkan, melewati semua rintangan dan  menghindari semua jebakan Aliens. Permainan ini membutuhkan koordinasi mata kita, dan refleks yang cepat karena musuh akan datang secara tiba-tiba dan anda harus bisa melewatinya tanpa terjatuh dan mendapatkan skor, bila anda terjatuh maka permainan berakhir. Fitur Game : Game ini sangat Menantang, Bagi anda yang menyukai tantangan. Super adiktif dan penuh irama. Detail Grafis sangat bagus dan menarik Dan masih banyak lagi fitur-fitur menarik la...

Samsung Ativ Book 9, laptop dengan baterai terkuat

Hari ini secara resmi Samsung merilis sebuah laptop terbaru di ajang CES 2014 dengan nama Ativ Book 9, seperti yang dikutip dari Ubergizmo (6/1). Perangkat laptop ini dikatakan membawa beberapa perbaikan dari generasi sebelumnya, yaitu mampu meningkatkan 40 persen ketahanan baterai. Sehingga Ativ Book 9 ini akan dapat bertahan hidup selama 14 jam! Cukup mengesankan, bukan? Spesifikasi dari Samsung ATIV Book 9 ini adalah layar sentuh berukuran 15,6inci dengan resolusi 1920x1080p. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i5/i7. Dikabarkan pula bahwa laptop ini juga bisa digunakan untuk bermain game dengan kapasitas besar. Dalam hal multimedia, Samsung Ativ Book 9 memberikan kenyamanan Anda untuk dapat menikmati video HD tanpa masalah apapun. Tak hanya itu, laptop ini dapat menerima hingga 1TB penyimpanan SSD hingga 2 SSD drive. Sayangnya tidak ada informasi lebih lanjut kapan perangkat ini akan meluncur di pasaran. Harga yang dibanderol untuk satu unit Samsung Ativ Book 9 ini juga ...