Gugatan yang diterima BlackBerry oleh investornya sendiri cukup menohok di saat perusahaan sedang mengalami perekonomian yang buruk. Namun ternyata gugatan seperti ini bukan yang pertama kali dirasakan oleh BlackBerry.Kasus seperti ini pernah dialami oleh perusahaan pemilik paten BlackBerry Messenger pada 2011 silam. Perusahaan yang pada saat itu bernama Research In Motion (RIM) digugat oleh para investor karena kasus gugatan yang serupa. Penggugat mengklaim BlackBerry menipu para pemegang saham terkait kondisi kestabilan perusahaan dan perencanaan penjualan perangkat. Namun faktanya pada saat itu perusahaan mengalami rugi besar karena kegagalan tablet PlayBook.
Gugatan lain juga datang di tahun yang sama. Badan hukum di Montreal, Consumer Law Group, menuntut ganti rugi akibat layanan BlackBerry yang anjlok dan menyebabkan kerugian besar pada perusahaan penggugat.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, BlackBerry digugat oleh investornya sendiri di pengadilan Manhattan minggu lalu. Salah satu investor BlackBerry, Marvin Pearlstein, melaporkan perusahaan asal Kanada tersebut menipu para pemegang saham perihal rencana strategi penjualan platform BlackBerry 10.
"Nyatanya, BlackBerry 20 tak laku di pasaran. Dan perusahaan malah memecat sekira 4.500 karyawannya, yang kira-kira sebesar 40 persen dari keseluruhan karyawan BlackBerry," kata Marvin seperti dikutip USA Today.