Skip to main content

Cerita Haru Manusia Patung di Pelataran Museum Fatahillah


Ada pemandangan berbeda ketika kini Anda mengunjungi Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah. Pasalnya, di kawasan ini terdapat beberapa patung yang tiba-tiba, bergerak!
Tampilan inilah yang kini menjadi daya tarik tersendiri bagi Museum Fatahillah. Banyak pengunjung selalu menyempatkan diri untuk berfoto dengan mereka. Terkadang, sang patung yang justru mengarahkan gaya kepada pengunjung. Untuk itu, disipakan pula beberapa pistol mainan juga topi ala pejuang kemerdekaan guna menambah kesan hidup pada foto nantinya.
Sesekali patung hijau yang berdiri di samping meriam pelataran Museum Fatahillah itu mengelapkan tisu ke wajahnya. Matanya sedikit merah lantaran iritasi dari gas yang dikeluarkan cat yang menutupi sebagai besar wajahnya. Itulah konsekuensi yang harus ia hadapi selama menjadi manusia patung. Meski cat yang digunakan adalah cat untuk tubuh dan cenderung tidak berbahaya, iritasi tetap saja ada. Salah satu manusia patung itu adalah Romi (36).
Romi mengaku menjalani profesi sebagai manusia patung guna menghidupi keluarga kecilnya di Cibinong, Jawa Barat. Ayah tiga anak ini mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan sementara keluarganya harus diberi nafkah, yang menjadi alasannya memilih pekerjaan ini.
Sebenarnya, kakaknya yang terlebih dahulu menjadi manusia patung pejuang di kawasan Museum Fatahillah. Sang kakak mengajaknya untuk juga melakoni pekerjaan yang sama. Untuk menguji ketahanannya, sekira delapan bulan lalu, sang kakak meminta Romi melihat gerak-geriknya selama seharian. Ini untuk mempertimbangkan apakah dia akan mengambil pekerjaan tersebut.
Berangkat dengan modal baju bekas dan cat, Romi menjajal peruntungan menjadi manusia patung tentara tahun ‘45. Di hari pertama, ia memang masih merasa asing dengan pekerjaan barunya tersebut. Akan tetapi, berdiri dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB tidak membuatnya menyerah. Proses melumuri cat ke wajahnya pun terbilang singkat, hanya memakan waktu sekira 20 menit, sudah termasuk mengganti kostum.
Selama menjalani pekerjaan unik ini, tidak ada kendala serius yang menghambat. Hanya saja, terkadang datang tingkah usil anak-anak yang mendorong-dorong tubuhnya. Bukannya marah, ia hanya bergerak ke arah mereka hanya untuk membuatnya kaget dan berlari. Bukan hanya itu, cuaca panas pun terkadang dianggapnya menjadi kendala terberat.
“Panas banget di sini ya. Paling itu saja sih yang menjadi kendala, selebihnya enggak ada,” kata Romi kepada Okezone, belum lama ini.
Meski melakoni pekerjaan yang berbeda dari kebanyakan orang umum, Romi mengaku tidak merasa malu jika bertemu dengan orang yang ia kenal di ‘jam kerjanya’. “Kadang mereka enggak mengenali, tapi akhirnya saya yang manggil mereka. Sama sekali enggak ada perasaan malu. Saya senang, ditambah anak dan istri juga mendukung. Anak saya jika ditanya, ‘Bapaknya kerja apa?’, dia jawab, ‘kerja jadi patung di museum’,” tuturnya, dengan mata berkaca-kaca.
Kenangan manis pernah dia rasakan ketika Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama para istri ikut berfoto bersamanya dan manusia patung lainnya. “Senang saja, kita bisa foto bareng sama orang nomor satu di Jakarta. Apresiasi dari mereka juga bagus, katanya terus kembangkan inovasi guna memajukan tempat wisata di Jakarta,” kenang Romi.
Para manusia patung ini dibina oleh sebuah lembaga yang bersinegri dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta. Di dalam komunitas ini terdapat 10 manusia patung dengan tema atau seragam berbeda. Tidak ada satupun seragam yang dipakai bersamaan untuk meminimalisir perpecahan di antara anggotanya.
Menariknya, manusia patung ini setiap Sabtu dan Minggu sekira pukul 12.00 hingga 13.00 WIB bersama-sama membersihkan pelataran Museum Fatahillah guna menjaga kebersihan tempat mereka mencari nafkah. Juga, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat atau pengunjung agar selalu menjaga kebersihan tempat wisata bersejarah.


Popular posts from this blog

Evolusi Mikroorganisme Ratusan Juta Tahun Lalu

' Peneliti dari University of Bristol mengungkap studi data gen dari cyanobacteria. Penelitian ini menemukan evolusi kehidupan yang kompleks di Bumi. Dilansir  Astrobio , Minggu (9/3/2014), peneliti menemukan kehidupan multiseluler hingga akhir periode Precambrian sekira 541 juta tahun lalu. Ketika itu, Bumi memiliki oksigen yang lebih melimpah. Studi baru ini juga berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada nitrogen ratusan juta tahun lalu. Patricia Sanchez-Baracaldo dari University of Bristol menggunakan data gen untuk merekonstruksi hubungan antara makhluk mikroorganisme ini dengan kehidupan laut masa lampau. Cyanobacteria diketahui berfotosintesis di laut terbuka dan menyediakan oksigen dalam jumlah besar untuk mendukung pengembangan kehidupan kompleks di Bumi. Ditemukan, beberapa cyanobacteria yang mampu mengubah nitrogen atmosfer menjadi nitrogen yang mendukung ekosistem laut. Menggunakan teknik molekuler, tim mampu mengetahui kapan spesies mikroorganisme ini pertama kali ...

Game Android, Alien Cave Runner

Desjripsi : Game Ini bertemakan seorang  Pangeran yang sudah terlatih dan gagah berani, namun sayangnya semua keberanianya hilang setelah dia dikutuk menjadi paranoid dan dia merasa sangat takut apabila bertemu dengan para  Aliens. Game Play : Disini kita ditutut untuk membimbing dia supaya bisa kembali mendapatkan keberanianya , Untuk dapat melompat dan melewati rintangan dia harus berlari dan mengumpulkan koin energy. yaitu dengan cara berlari melewati Gua yang menyeramkan, melewati semua rintangan dan  menghindari semua jebakan Aliens. Permainan ini membutuhkan koordinasi mata kita, dan refleks yang cepat karena musuh akan datang secara tiba-tiba dan anda harus bisa melewatinya tanpa terjatuh dan mendapatkan skor, bila anda terjatuh maka permainan berakhir. Fitur Game : Game ini sangat Menantang, Bagi anda yang menyukai tantangan. Super adiktif dan penuh irama. Detail Grafis sangat bagus dan menarik Dan masih banyak lagi fitur-fitur menarik la...

Samsung Ativ Book 9, laptop dengan baterai terkuat

Hari ini secara resmi Samsung merilis sebuah laptop terbaru di ajang CES 2014 dengan nama Ativ Book 9, seperti yang dikutip dari Ubergizmo (6/1). Perangkat laptop ini dikatakan membawa beberapa perbaikan dari generasi sebelumnya, yaitu mampu meningkatkan 40 persen ketahanan baterai. Sehingga Ativ Book 9 ini akan dapat bertahan hidup selama 14 jam! Cukup mengesankan, bukan? Spesifikasi dari Samsung ATIV Book 9 ini adalah layar sentuh berukuran 15,6inci dengan resolusi 1920x1080p. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i5/i7. Dikabarkan pula bahwa laptop ini juga bisa digunakan untuk bermain game dengan kapasitas besar. Dalam hal multimedia, Samsung Ativ Book 9 memberikan kenyamanan Anda untuk dapat menikmati video HD tanpa masalah apapun. Tak hanya itu, laptop ini dapat menerima hingga 1TB penyimpanan SSD hingga 2 SSD drive. Sayangnya tidak ada informasi lebih lanjut kapan perangkat ini akan meluncur di pasaran. Harga yang dibanderol untuk satu unit Samsung Ativ Book 9 ini juga ...