
Facebook tak hanya ingin memberikan layanan jejaring sosial terbaik saja bagi para penggunanya. Lebih dari itu, mereka ingin jejaring sosial ini juga pintar.
Seperti yang dilansir oleh The Verge , hal ini disampaikan Mark Zuckerberg dalam pertemuan dengan para investornya Oktober lalu. Facebook disebutkan telah membentuk sebuah kelompok untuk membangun inteligensi buatan bagi seluruh layanannya.
Hal ini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai ahli dari berbagai bidang. Mereka dikumpulkan dengan satu tujuan, yaitu membangun mesin yang mampu memahami apa saja yang dilakukan orang dalam Facebook.
Zuckerberg sesumbar bahwa produknya ini akan sangat pintar dan natural sehingga mampu memecahkan berbagai masalah yang dihadapi dalam dunia teknolog saat ini. Mesin ini pun akan dipasang dalam Facebook sehingga membuat jejaring sosial itu lebih pintar.
Langkah mewujudkan mimpi itu sudah mulai dijalankan oleh Zuckerberg. Dirinya baru saja mempekerjakan seorang profesor dari NYU bernama Yann LeCun. LeCun disebut adalah ahli dalam mesin pengenal dengan karya yang mampu untuk menggambarkan bagaimana pola pikir otak manusia ketika dihadapkan dengan persepsi visual.
Teknologi ini disebut akan digunakan untuk menentukan gambar dan status mana saja yang bisa muncul bagi seorang pengguna. Dengan begitu, Facebook pun akan lebih memahami siapa penggunanya.