CALIFORNIA - Microsoft menutup salah satu kantor studio game-nya di Victoria, British Columbia. Microsoft mengonfirmasi bahwa penutupan ini merupakan salah satu dari strategi perusahaan.
Dilansir Digitalspy, Jumat (6/12/2013), dalam pernyataannya kepada IGN, perusahaan yang berkantor pusat di Redmond, Amerika Serikat itu mengungkap bagian dari strategi untuk mengonsolidasi pengembangan studio di area British Columbia.
"Ini bukan keputusan yang mudah, tapi ini dituntun oleh keinginan kita untuk memusatkan pembangunan di studio Vancouver kami," kata juru bicara perusahaan. Ia mengatakan, Microsoft tetap berkomitmen melakukan bisnis di British Columbia.
Meskipun proyek-proyek yang berada di pengembangan studio tidak akan terpengaruh, kabarnya penutupan ini menyebabkan 30 pekerja menganggur. "Kami ingin berterima kasih pada komunitas Victoria untuk semua dukungan mereka," tuturnya.
Sekadar informasi, Microsoft telah merilis konsol game terbarunya, Xbox One di Amerika Utara dan Eropa.
Dilansir Digitalspy, Jumat (6/12/2013), dalam pernyataannya kepada IGN, perusahaan yang berkantor pusat di Redmond, Amerika Serikat itu mengungkap bagian dari strategi untuk mengonsolidasi pengembangan studio di area British Columbia.
"Ini bukan keputusan yang mudah, tapi ini dituntun oleh keinginan kita untuk memusatkan pembangunan di studio Vancouver kami," kata juru bicara perusahaan. Ia mengatakan, Microsoft tetap berkomitmen melakukan bisnis di British Columbia.
Meskipun proyek-proyek yang berada di pengembangan studio tidak akan terpengaruh, kabarnya penutupan ini menyebabkan 30 pekerja menganggur. "Kami ingin berterima kasih pada komunitas Victoria untuk semua dukungan mereka," tuturnya.
Sekadar informasi, Microsoft telah merilis konsol game terbarunya, Xbox One di Amerika Utara dan Eropa.
