WATERLOO – Chief Executive Officer (CEO) BlackBerry John Chen mengomentari sejumlah isu terkait nasib perusahaan ke depan. Dalam sebuah surat terbuka, Chen membeberkan bahwa BlackBerry akan kembali ke akar bisnis dan akan melakukan restrukturisasi.
“Tanda ‘dijual’ telah diturunkan, dan kami di sini untuk bertahan,” tulis Chen dan menyinggung bahwa investasi dari Fairfax Financial sebagai tanda bahwa bisnis BlackBerry tidak akan hancur. Demikian dilansir Digital Spy.
Kemudian, ia juga menilai bahwa laporan yang menyebut bahwa BlackBerry akan mati terlalu dibesar-besarkan.
“Kami akan kembali ke tradisi dan akar bisnis – memberikan layanan enterprise, solusi mobile end-to-end,” katanya.
Adapun, Chen menyebut ada empat poin yang menjadi target BlackBerry, yakni handset, solusi Enterprise Mobility Management (EMM), olah pesan lintas platform, dan embedded systems.
“Tanda ‘dijual’ telah diturunkan, dan kami di sini untuk bertahan,” tulis Chen dan menyinggung bahwa investasi dari Fairfax Financial sebagai tanda bahwa bisnis BlackBerry tidak akan hancur. Demikian dilansir Digital Spy.
Kemudian, ia juga menilai bahwa laporan yang menyebut bahwa BlackBerry akan mati terlalu dibesar-besarkan.
“Kami akan kembali ke tradisi dan akar bisnis – memberikan layanan enterprise, solusi mobile end-to-end,” katanya.
Adapun, Chen menyebut ada empat poin yang menjadi target BlackBerry, yakni handset, solusi Enterprise Mobility Management (EMM), olah pesan lintas platform, dan embedded systems.
