CALIFORNIA – Pejualan musik digital jatuh untuk pertama kalinya sejak Apple melepas toko iTunes pada 2003. Hal ini dikarenakan tumbuhnya layanan musik berbasis streaming. Berdasarkan data dari Nielsen SoundScan, penjualan lagu digital di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan sebesar 5,7 persen dari USD1,34 miliar menjadi 1,26 miliar.
Sementara untuk penjualan album digital mengalami penurunan 0,1 persen dari USD117,7 juta menjadi USD117,6 juta.
Layanan musik berbasis streaming seperti Spotify mengalami peningkatan – lebih dari enam juta pelanggan berbayar dan lebih dari 24 juta pengguna aktif.
Meski belum ada laporan terbaru dari industri musik berbasis streaming, laporan pada awal 2013 menunjukkan bahwa streaming audio dan video naik 24 persen menjadi 50 juta akses.
Presiden dari Music Business Association (MBA) Jim Donio, dikutip Financial Times, mengatakan, musik berbasis streaming perlu menjadi pertimbangan sebab konsumen mesti berbayar untuk berlangganan.
“Ketika Anda berbicara soal penjualan dan pendapat serta konsumsi musik, Anda harus berlandaskan fakta bahwa seseorang membayar untuk berlangganan ke layanan musik, dan itu adalah penjualan," katanya.
Donio melanjutkan, saat ini perlu data yang lengkap untuk memberi gambaran seberapa sehat industri dan seberapa besar pengaruh musik berbasis streaming terhadap penjualan musik digital.
“Kami hanya melihat gambaran hari ini berdasarkan penjualan akhir tahun,” tuturnya.
