LONDON - Sebuah perkebunan di Inggris berhasil memproduksi buah stroberi pada musim dingin dengan menggunakan lampu LED warna merah dan biru yang dipadukan hingga menyerupai sinar matahari. Dengan teknologi ini perkebunan tersebut berencana untuk menghasilkan 30 ton buah pada masa tak produktif tanaman.
Teknologi yang digunakan perkebunan asal Inggris bernama Wallings Nursery ini sebenarnya cukup sederhana. Pohon stroberi yang ditanam di rumah kaca hanya disinari oleh cahaya lampu LED berwarna merah dan biru yang dipadukan jadi satu. Dengan perpaduan cahaya lampu itu, suhu rumah kaca tampak seperti musim panas dan pohon strober mengira saat ini adalah musim semi, yang sejatinya masih dalam musim dingin di Inggris. Demikian seperti dilansir dari DailyMail.
Lebih lagi, penggunaan lampu LED merah dan biru ini lebih hemat biaya dikarenakan memakan daya yang lebih rendah ketimbang cahaya lampu putih. Dengan begitu, seperti dikatakan peneliti dari Stockbridge Technology Centre di Selby, biaya produksi bisa dipangkas jadi lebih murah dari biasanya. Pasalnya kebanyakan rumah kaca pada umumnya selalu menggunakan cahaya lampu berwarna putih yang memerlukan daya lebih besar sehingga besar pula biaya produksinya.
Kini perkebunan Wallings begitu optimis dengan teknologi disebutkan dan menargetkan produksi hingga 30 ton buah dari bermacam tumbuhan yang semestinya akan mati pada musim dingin. Perkebunan Wallings sendiri merupakan salah satu perkebunan terbesar di Inggris yang keuntungannya bisa mencapai 100 ribu pounds per tiga hektar lahan perkebunan.
Teknologi yang digunakan perkebunan asal Inggris bernama Wallings Nursery ini sebenarnya cukup sederhana. Pohon stroberi yang ditanam di rumah kaca hanya disinari oleh cahaya lampu LED berwarna merah dan biru yang dipadukan jadi satu. Dengan perpaduan cahaya lampu itu, suhu rumah kaca tampak seperti musim panas dan pohon strober mengira saat ini adalah musim semi, yang sejatinya masih dalam musim dingin di Inggris. Demikian seperti dilansir dari DailyMail.
Lebih lagi, penggunaan lampu LED merah dan biru ini lebih hemat biaya dikarenakan memakan daya yang lebih rendah ketimbang cahaya lampu putih. Dengan begitu, seperti dikatakan peneliti dari Stockbridge Technology Centre di Selby, biaya produksi bisa dipangkas jadi lebih murah dari biasanya. Pasalnya kebanyakan rumah kaca pada umumnya selalu menggunakan cahaya lampu berwarna putih yang memerlukan daya lebih besar sehingga besar pula biaya produksinya.
Kini perkebunan Wallings begitu optimis dengan teknologi disebutkan dan menargetkan produksi hingga 30 ton buah dari bermacam tumbuhan yang semestinya akan mati pada musim dingin. Perkebunan Wallings sendiri merupakan salah satu perkebunan terbesar di Inggris yang keuntungannya bisa mencapai 100 ribu pounds per tiga hektar lahan perkebunan.
